KETAPANG DESA LAWATA

Penebaran Rompong.

Rakor TPP

Rapat Koordinasi TPP Wilayah III ( Kecamatan Pakue, Kecamatan Pakue Tengah, Kecamatan Pakue Utara, Kecamatan Porehu, Kecamatan Batu Putih).

PELATIHAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM

Pelatihan yang didampingi oleh Dinas Kehutanan Kolaka utara.

Pesona Pantai Teposua

Pesona cantik Pantai Desa Teposua di Sore hari.

Pantai Lawata

Pesona Pantai Desa Lawata Pagi Hari.

Pages

Selamat Datang di Pusat Informasi Pembangunan Desa Kecamatan Pakue Utara

Senin, 13 Juli 2026

Rapat koordinasi KPM Mengukur Kinerja Konvergensi Stunting Triwulan II 2026: Lengkong Batu Tertinggi, TPP Pakue Utara Siapkan Pengendalian Intensif

PAKUE UTARA – Penguatan kapasitas dan evaluasi berkala terhadap kader di tingkat tapak terus menjadi fokus utama di Kecamatan Pakue Utara, Kabupaten Kolaka Utara. Pada pekan kedua Juli 2026 ini, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) sukses menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kader Pembangunan Manusia (KPM) se-Kecamatan Pakue Utara.

Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Kolaka Utara, Sultan Darampa bersama Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) Kecamatan Pakue Utara. Agenda utama rakor kali ini adalah membedah hasil pengujian evaluasi Triwulan II Tahun 2026 terkait capaian konvergensi stunting desa berdasarkan versi konvergensi kabupaten melalui aplikasi electronic Human Development Worker (eHDW).

Memetakan Capaian eHDW Desa Se-Kecamatan Pakue Utara

Dalam rakor tersebut, masing-masing KPM mempresentasikan secara langsung persentase capaian pemantauan dan input data eHDW desa mereka untuk periode Triwulan II hingga pekan kedua Juli 2026. Berdasarkan laporan resmi konvergensi kabupaten, berikut adalah rincian capaian masing-masing desa:

  1. Lengkong Batu: 96,69%

  2. Kalo: 72,92%

  3. Mataleuno: 67,38%

  4. Lawata: 66,72%

  5. Puundoho: 62,65%

  6. Pakue: 48,85%

  7. Saludongka: 41,09%

  8. Teposua: 32,49%

  9. Amoe: 26,18% (Terendah)

Catatan Evaluasi: Lengkong Batu Memimpin, Tantangan Kader Baru di Desa Amoe

Dari data di atas, Desa Lengkong Batu mencatatkan performa luar biasa dengan capaian tertinggi mencapai 96,69%. Angka ini menunjukkan komitmen yang sangat tinggi dari KPM Lengkong Batu dalam melakukan pemantauan layanan kesehatan serta tertib administrasi digital secara hampir sempurna.

Sebaliknya, Desa Amoe berada di posisi terendah dengan capaian sebesar 26,18% (pada presentasi riil tercatat 26,18%, dengan rentang fluktuasi data sekitar 26,92%). Rendahnya angka ini bukan tanpa alasan objektif.

Dalam rakor terungkap bahwa seluruh KPM di Desa Amoe (2 orang) berstatus baru. Sebagai langkah cepat, TPP Kecamatan Pakue Utara sebelumnya telah turun tangan memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) mandiri secara langsung kepada para kader baru ini agar mereka dapat mengenal dan mengoperasikan aplikasi eHDW. Hasil bimtek mandiri tersebut sudah mulai terlihat perkembangannya melalui partisipasi aktif mereka memaparkan data pada rakor kali ini, dan akan terus dipantau perkembangannya.

Rencana Tindak Lanjut (RTL): Pengendalian Intensif Jelang Agustus 2026

Rakor ini tidak hanya berhenti pada angka evaluasi, melainkan menghasilkan komitmen tindakan nyata ke depan. Menyikapi capaian yang ada, TAPM Kabupaten Kolaka Utara bersama TPP Kecamatan menyusun langkah taktis:

  • Pengendalian Khusus untuk Desa di Bawah 70%: Bagi desa-desa yang capaian eHDW-nya masih berkisar di bawah angka 70% (yakni Mataleuno, Lawata, Puundoho, Pakue, Saludongka, Teposua, dan Amoe), TPP Kecamatan Pakue Utara akan melakukan pendampingan dan pengendalian intensif secara berkala.

  • Pemantauan Akhir Juli 2026: Para KPM diinstruksikan memaksimalkan sisa waktu untuk melakukan pemantauan, validasi, dan penginputan data secara masif hingga akhir Juli 2026.

  • Target Pemaparan Berikutnya: Hasil perbaikan data akhir Juli tersebut nantinya akan dipaparkan kembali secara komparatif pada agenda Rakor KPM Bulan Agustus 2026 mendatang untuk melihat sejauh mana progres peningkatan kinerja yang dicapai masing-masing desa.


Dengan adanya sinergi yang kuat antara TAPM Kabupaten, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, dan kegigihan para KPM di lapangan, Kecamatan Pakue Utara optimistis target konvergensi stunting dapat tercapai secara maksimal demi melahirkan generasi desa yang sehat dan cerdas.

Penulis: Tim Media TPP Kecamatan Pakue Utara