November 09, 2025
Finalisasi Dokumen RKPDes 2026: Langkah Krusial Menuju
Musdes Penetapan
Desa Lawata, 10 November 2025 – Pemerintah Desa Lawata
telah menyelesaikan tahap penting dalam siklus perencanaan tahunan, yaitu finalisasi
dokumen Rancangan Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan intensif ini dilaksanakan di Kantor Desa Lawata dan
merupakan tahapan akhir sebelum dokumen tersebut dibawa ke forum tertinggi,
yaitu Musyawarah Desa (Musdes) Pembahasan dan Penetapan RKPDes 2026.
Sinergi Tim Penyusun dan Pendamping Profesional
Pertemuan finalisasi ini dihadiri oleh unsur-unsur kunci
yang bertanggung jawab penuh terhadap kualitas dan akuntabilitas dokumen
perencanaan desa:
- Bapak
Kepala Desa Lawata
- Tim
Penyusun RKPDes Tahun 2026
- Pendamping
Desa (PD)
- Pendamping
Lokal Desa (PLD)
Dalam pertemuan tersebut, setiap program dan kegiatan yang
telah dirumuskan berdasarkan hasil Musyawarah Desa Perencanaan Tahunan,
Musyawarah Desa Pembahasan Rancangan RKPDes Tahun 2026 dan aspirasi masyarakat
ditinjau ulang secara mendalam. Tim memastikan bahwa RKPDes 2026 ini selaras
dengan prioritas pembangunan daerah dan nasional, serta visi dan misi
Desa.
Bapak Kepala Desa Lawata menekankan, "Finalisasi
ini bukan hanya sekadar merapikan format, tetapi memastikan setiap rupiah
anggaran tahun 2026 benar-benar dialokasikan untuk kegiatan yang berdampak
langsung pada kesejahteraan masyarakat. Kami berterima kasih kepada Tim
Penyusun dan para Pendamping atas kerja keras dan bimbingan yang telah
diberikan."
Fokus Utama Dokumen RKPDes 2026
Beberapa poin penting yang menjadi fokus dalam finalisasi
dokumen RKPDes 2026 antara lain:
- Penyelarasan
Anggaran: Memastikan alokasi Dana Desa dan sumber pendapatan lain
sesuai dengan persentase wajib (BLT DD dan ketahanan pangan, Dukungan
Pengembalian Pinjaman Koperasi Desa Merah Putih, Operasional Pemerintah
Desa) dan prioritas lainnya.
- Ketepatan
Program: Memeriksa kembali deskripsi kegiatan agar jelas, terukur, dan
memiliki dampak yang signifikan.
- Kepatuhan
Regulasi: Memastikan seluruh dokumen dan lampiran memenuhi standar
yang ditetapkan oleh pemerintah di tingkat atas.
November 09, 2025
Penyaluran BLT Dana Desa Lawata Tahap IV (Okt-Des 2025)
Berjalan Lancar
Lawata, 10 November 2025 – Pemerintah Desa Lawata
hari ini, sukses melaksanakan penyaluran
Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) untuk tahap IV
tahun anggaran 2025. Penyaluran kali ini mencakup alokasi untuk periode tiga
bulan, yaitu Oktober, November, dan Desember 2025.
Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Lawata. kegiatan
ini berjalan tertib, aman, dan sangat lancar. Total sebanyak 14
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tunai yang diharapkan
dapat membantu meringankan beban ekonomi mereka.
Dukungan Penuh Aparatur Desa dan Pendamping
Penyaluran BLT DD Tahap IV ini merupakan wujud komitmen
Pemerintah Desa Lawata dalam memastikan Dana Desa benar-benar dirasakan
manfaatnya oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
Acara penyaluran dihadiri langsung oleh Bapak Kepala Desa
Lawata (Arham), yang secara simbolis menyerahkan bantuan kepada beberapa
KPM. Kehadiran Kepala Desa memberikan semangat dan menegaskan transparansi
dalam proses penyaluran.
Turut hadir mendampingi dan mengawasi jalannya kegiatan
adalah Pendamping Lokal Desa (PLD) dan Pendamping Desa (PD).
Pendampingan ini penting untuk memastikan seluruh tahapan penyaluran sesuai
dengan regulasi yang berlaku dan tepat sasaran.
Bapak/Ibu Kepala Desa Lawata dalam sambutannya
menyampaikan, "Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan
sebaik-baiknya oleh 14 KPM penerima, terutama untuk memenuhi kebutuhan pokok
menjelang akhir tahun. Ini adalah bentuk kepedulian negara melalui Dana Desa
agar tidak ada warga kami yang tertinggal."
November 09, 2025
Jakarta - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
(Mendes PDT), Yandri Susanto menghadiri Festival Kampung Adat Cikondang, hari
ini. Yandri menyebut Kampung Adat Cikondang miliki pemandangan yang indah jadi
jika memungkinkan sebagian wilayah dijadikan Desa Wisata.
Adapun Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
(Kemendes PDT) saat ini fokus untuk sukseskan Asta Cita 6 Presiden Prabowo
Subianto, yaitu Membangun Dari Desa dan Dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan
Pemberantasan Kemiskinan.
Detik.com melaporkan bahwa Kesejahteraan itu dimulai dari
Desa, olehnya Kemendes PDT mengajak sejumlah pihak untuk kolaborasi, salah
satunya Lumbung Kesejahteraan Rakyat.
"Mari kita mulai Lumbung Pangan Desa di Indonesia dari
Desa Adat Cikondang," kata Yandri dalam keterangannya, Minggu (9/11/2025).
Yandri menyebut Lumbung Pangan merupakan kearifan lokal yang
perlu dilestarikan dan dikembangkan lagi di desa-desa di Indonesia. Lumbung
Pangan Desa ini masuk 12 Rencana Aksi Kemendes PDT yaitu Swasembada Pangan.
Ia pun mengajak warga desa, utamanya Kampung Adat Cikondang
untuk menyukseskan program-program Pemerintah yang masuk ke desa-desa seperti
Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis (MBG), BUMDesa hingga Sekolah
Rakyat.
Warga desa diminta berpartisipasi dalam menyiapkan bahan
baku untuk program MBG seperti Telur, Beras hingga ikan. Hal ini bakal memberi
efek ekonomi bagi warga desa.
"Jika desa jadi penyuplai bahan baku untuk MBG akan
membuat desa bangkit dari sisi ekonomi," kata Mantan Wakil Ketua MPR RI
ini.
Lebih lanjut, Yandri berharap agar program-program
Pemerintah yang ada didesa itu kemudian dikolaborasikan untuk mencapai program
Indonesia Emas 2045. (detik.com)