KETAPANG DESA LAWATA

Penebaran Rompong.

Rakor TPP

Rapat Koordinasi TPP Wilayah III ( Kecamatan Pakue, Kecamatan Pakue Tengah, Kecamatan Pakue Utara, Kecamatan Porehu, Kecamatan Batu Putih).

PELATIHAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM

Pelatihan yang didampingi oleh Dinas Kehutanan Kolaka utara.

Pesona Pantai Teposua

Pesona cantik Pantai Desa Teposua di Sore hari.

Pantai Lawata

Pesona Pantai Desa Lawata Pagi Hari.

Pages

Selamat Datang di Pusat Informasi Pembangunan Desa Kecamatan Pakue Utara

Rabu, 03 Juni 2026

Mengakselerasi Pembangunan Desa: Catatan Rapat Koordinasi TPP Wilayah III Tahun 2026

KOLAKA UTARA – Bertempat di Cafe Alula Desa Lawata , Kecamatan Pakue Utara Tempat pertemuan Wilayah III, hari ini Kamis (4/6/2026) telah sukses diselenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Wilayah III. Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting dalam menyamakan persepsi, mengevaluasi capaian kinerja, serta merumuskan langkah taktis percepatan pembangunan desa  tahun anggaran 2026.



Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pendamping desa lintas kecamatan di Wilayah III, dengan rincian kehadiran sebagai berikut:

· Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM): 1 Orang

· TPP Kecamatan Porehu: 2 Orang

· TPP Kecamatan Pakue: 3 Orang

· TPP Kecamatan Batu Putih: 2 Orang

· TPP Kecamatan Pakue Utara: 3 Orang

· TPP Kecamatan Pakue Tengah: 2 Orang

Agenda Strategis Rakor Wilayah III

Rapat koordinasi kali ini membahas 9 agenda krusial yang menjadi indikator utama keberhasilan pendampingan desa. Berikut adalah poin-poin pembahasan dalam rakor tersebut:

1. Sambutan Ketua Kelas Wilayah III & Pembukaan Acara

Acara diawali dengan sambutan hangat dari Ketua Kelas TPP Wilayah III (SULTAN DARAMPA) TAPM Kabupaten Kolaka Utara  yang sekaligus membuka kegiatan rakor secara resmi. Dalam sambutannya, Ketua Kelas menekankan pentingnya soliditas dan komitmen tinggi dari seluruh pendamping dalam mengawal program-program prioritas kementerian di tingkat desa.

2. Update Laporan Perencanaan Tahun 2026

Agenda kedua berfokus pada peninjauan kembali (update) dokumen dan laporan perencanaan pembangunan desa tahun 2026. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan perencanaan berjalan sesuai dengan regulasi dan ketetapan waktu yang ada dan terinput pada laporan.

3. Progress Pemeringkatan BUMDes

Peserta rakor mengevaluasi perkembangan pemeringkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di masing-masing kecamatan. Pemeringkatan ini krusial untuk memetakan kategori BUMDes (Perintis, Pemula, Berkembang, atau Maju) agar intervensi pembinaan ke depan lebih tepat sasaran . capaian Progress Pemeringkatan BUMDes Wilayah III :

1. Kecamatan Pakue : 2 Desa

2. Kecamatan Pakue Tengah : 4 Desa

3. Kecamatan Pakue Utara : 7 Desa

4. Kecamatan Batu Putih : 4 Desa

5. Kecamatan Porehu : 1 Desa

4. Progress Badan Hukum BUMDes

Melanjutkan bahasan BUMDes, agenda keempat membedah sejauh mana progres pendaftaran dan sertifikasi Badan Hukum BUMDes di wilayah III. Status badan hukum ini sangat penting agar BUMDes memiliki legalitas formal dalam menjalankan kerja sama usaha. Capaian Progress Badan Hukum BUMDes Wilayah III

1. Kecamatan Pakue : 3 Desa

2. Kecamatan Pakue Tengah : 6 Desa

3. Kecamatan Pakue Utara : 8 Desa

4. Kecamatan Batu Putih : 8 Desa

5. Kecamatan Porehu : 1 Desa

5. Pembahasan DRP Ver3 (Daily Report Pendamping Versi 3)

Sebagai instrumen kinerja, implementasi aplikasi DRP (Daily Report Pendamping) Versi 3 menjadi sorotan. Dilakukan diskusi mendalam mengenai kendala teknis maupun substansi pengisian laporan harian agar seluruh aktivitas pendampingan terdokumentasi dengan baik di sistem pusat.

6. Progress eHDW dan Jelang Rembug Stunting

Menghadapi agenda nasional penanganan stunting, rakor membahas progres pemutakhiran data pada aplikasi eHDW (electronic Human Development Worker). Kesiapan desa-desa dalam menyelenggarakan Rembug Stunting tingkat desa juga dipastikan agar usulan program konvergensi stunting masuk dalam RKPDes.

7. Evaluasi Webblogspot dan Presentasi Masing-Masing Pemred

Dalam rangka keterbukaan informasi dan publikasi kegiatan, dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan webblogspot masing-masing kecamatan. Sesi ini menarik karena diisi dengan presentasi langsung dari para Pemimpin Redaksi (Pemred) media kecamatan mengenai capaian literasi dan publikasi desa.

8. Laporan BLT dan BNBA

Rakor juga memastikan validitas laporan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa serta kelengkapan data By Name By Address (BNBA) Keluarga Penerima Manfaat (KPM), guna menghindari terjadinya tumpang tindih bantuan.

9. Progress Pencairan Dana Desa

Agenda pamungkas ditutup dengan evaluasi progres pencairan Dana Desa (DD) tahun 2026 untuk masing-masing kecamatan. Pendamping diminta aktif mengawal desa yang masih mengalami kendala administratif agar penyerapan anggaran dapat berjalan optimal demi pembangunan masyarakat.

Penutup

Melalui Rapat Koordinasi Wilayah III ini, diharapkan seluruh TPP yang bertugas di Kecamatan Porehu, Pakue, Batu Putih, Pakue Utara, dan Pakue Tengah dapat bergerak lebih cepat, responsif, dan akurat dalam mendampingi desa. Sinergi yang kuat antara TAPM dan TPP Kecamatan menjadi kunci suksesnya kemandirian desa di Wilayah III.

Salam Berdesa!

Senin, 01 Juni 2026

STRUKTUR REDAKSI

STRUKTUR REDAKSI KECAMATAN PAKUE UTARA

PENANGGUNG JAWAB : ROSDIANA

PEMRED : NURMAN

STAF REDAKSI : BASO JUNAID

KONTRIBUTOR : 


Selasa, 12 Mei 2026

Penyaluran BLT Dana Desa Tahap I di Kecamatan Pakue Utara Tuntas 9 Desa

PAKUE UTARA – Komitmen Pemerintah Desa se-Kecamatan Pakue Utara dalam memastikan jaring pengaman sosial tepat waktu membuahkan hasil. Tepat pada hari Selasa, 12 Mei 2026, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Tahap I resmi dinyatakan tuntas di seluruh desa yang ada di wilayah Kecamatan Pakue Utara.

Tuntasnya penyaluran tahap pertama ini ditandai dengan selesainya pembagian bantuan di Desa Teposua. Keberhasilan ini mencerminkan koordinasi yang solid antara Pemerintah Desa, Pendamping Desa, serta pihak Kecamatan dalam mengawal hak masyarakat penerima manfaat.

Rekapitulasi Penerima Manfaat (KPM)

Berdasarkan data yang dihimpun, total penerima BLT Dana Desa di Kecamatan Pakue Utara pada tahun 2026 berjumlah 71 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Berikut adalah rincian sebaran KPM di 9 desa:

No

Desa

Jumlah KPM

1

Desa Pakue

25 KPM

2

Desa Lengkong Batu

4 KPM

3

Desa Amoe

10 KPM

4

Desa Puundoho

7 KPM

5

Desa Mataleuno

6 KPM

6

Desa Kalo

6 KPM

7

Desa Lawata

5 KPM

8

Desa Teposua

5 KPM

9

Desa Saludongka

3 KPM

Total

Kecamatan Pakue Utara

71 KPM

 

Progres Tahap II: Langkah Cepat Pemerintah Desa

Tidak berhenti pada tahap pertama, beberapa desa di Pakue Utara menunjukkan gerak cepat dengan langsung melanjutkan ke penyaluran Tahap II. Hingga saat ini, progres penyaluran tahap kedua telah mencapai 2 dari 9 desa.

Langkah percepatan ini diharapkan dapat terus membantu menjaga daya beli masyarakat dan memastikan perputaran ekonomi di tingkat desa tetap stabil.

Sinergi dan Transparansi


Penyaluran yang berjalan tertib ini tidak lepas dari pengawasan berbagai pihak, mulai dari unsur Pemerintah Kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa dana yang disalurkan tepat sasaran sesuai dengan hasil musyawarah desa (Musdes).

Dengan tuntasnya Tahap I, Pemerintah Desa diimbau untuk segera melengkapi administrasi laporan agar proses pencairan dan penyaluran tahap berikutnya bagi desa-desa lain dapat berjalan tanpa hambatan.

 

Penulis: Pendamping Desa Pakue Utara Tanggal: 13 Mei 2026

 

Jumat, 01 Mei 2026

Langkah Pasti Desa Saludongka Menuju Perpustakaan Desa Terbaik di Kolaka Utara

SALUDONGKA, 1 Mei 2026 – Semangat literasi di Desa Saludongka semakin membara. Setelah berhasil melewati seleksi administrasi dan verifikasi faktual pada tahap pertama, kini Perpustakaan Desa Madani Saludongka resmi memasuki Penilaian Tahap Kedua dalam ajang Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Kabupaten Kolaka Utara.Desa Saludongka terpilih menjadi salah satu dari 6 besar perpustakaan desa terbaik se-Kabupaten Kolaka Utara yang berhak mengikuti tahapan krusial ini.

Kunjungan Tim Penilai Kabupaten

Kegiatan penilaian yang berlangsung hari ini dihadiri oleh tim penilai gabungan yang berkompeten di bidangnya. Kehadiran para pejabat daerah menunjukkan betapa pentingnya peran perpustakaan dalam pembangunan sumber daya manusia di tingkat desa. Hadir dalam tim penilai antara lain:

  • Asisten Bupati Kabupaten Kolaka Utara
  • Dinas Perpustakaan Kabupaten Kolaka Utara
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD)

Selain tim penilai, acara ini juga dikawal langsung oleh jajaran internal desa, mulai dari Kepala Desa Saludongka, Perangkat Desa, Pendamping Desa, hingga Tokoh Masyarakat yang antusias memberikan dukungan.

Standar Penilaian yang Ketat


Masuk dalam jajaran 6 besar bukanlah perkara mudah. Penilaian tahap kedua ini dilakukan secara mendalam berdasarkan pedoman dan kriteria yang telah ditetapkan. Beberapa aspek yang ditinjau meliputi:

  1. Kelengkapan Koleksi Buku dan inovasi layanan.
  2. Kesesuaian Administrasi dengan pedoman perpustakaan nasional.
  3. Dampak Perpustakaan terhadap peningkatan literasi dan ekonomi masyarakat desa.

Harapan Kepala Desa: Sinergi dan Keberlanjutan


Kepala Desa Saludongka, Isnandar, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Perpustakaan Madani hingga sejauh ini. Beliau menekankan bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, melainkan jantung peradaban desa.

"Harapan kami, Perpustakaan Desa Madani Saludongka ke depan selalu sejalan dengan program Pemerintah Desa. Kami ingin literasi menjadi pondasi pembangunan. Untuk pengelola, tetap semangat dan jangan pernah lelah berinovasi," ujar Isnandar.

Menatap Masa Depan

Pemerintah Desa Saludongka berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh, baik dari segi sarana maupun prasarana, agar perpustakaan ini tidak hanya sukses dalam lomba, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak sekolah hingga pelaku UMKM di desa.

Semoga hasil penilaian tahap kedua ini memberikan hasil terbaik bagi Desa Saludongka dan membawa nama baik desa di tingkat yang lebih tinggi.

#DesaSaludongka #KolakaUtara #PerpustakaanDesa #LiterasiUntukKesejahteraan #LombaPerpustakaan2026

Minggu, 12 April 2026

Tingkatkan Keamanan Warga dan Transparansi Digital: Catatan Rapat Pekanan Pemdes Lawata

Desa Lawata – Pemerintah Desa Lawata kembali menggelar Rapat Pekanan rutin pada hari ini. Pertemuan yang dihadiri oleh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Pendamping Desa ini fokus pada dua agenda besar: merespons isu keamanan terkini di wilayah Kecamatan Pakue Utara dan penguatan kapasitas digital perangkat desa.

Respons Cepat Maraknya Pencurian: Aktivasi Pos Ronda

Menyikapi laporan terkait maraknya tindak pencurian yang terjadi di wilayah Kecamatan Pakue Utara belakangan ini, Pemerintah Desa Lawata mengambil langkah preventif yang tegas. Keamanan warga menjadi prioritas utama guna menciptakan situasi desa yang kondusif.

Berdasarkan hasil pemetaan kerawanan, rapat memutuskan untuk mengaktifkan kembali Pos Ronda (Pos Kamling) di tiga titik strategis yang dianggap rawan.

"Langkah ini adalah bentuk kewaspadaan kita bersama. Kami meminta seluruh lapisan masyarakat untuk kembali menggalakkan semangat gotong royong dalam menjaga keamanan lingkungan," ujar Kepala Desa Lawata dalam arahannya.

Pemerintah Desa akan segera menyusun jadwal piket ronda yang melibatkan partisipasi aktif warga. Selain untuk mencegah tindak kriminal, aktivasi pos ronda ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarwarga di malam hari.

Literasi Digital: Pendampingan Pembuatan Blog Desa


Setelah pembahasan keamanan usai, kegiatan dilanjutkan dengan agenda pemberdayaan teknis, yaitu Pendampingan Pembuatan Blog Desa. Kegiatan ini difasilitasi langsung oleh Pendamping Desa yang memberikan bimbingan teknis kepada Operator Desa Lawata.

Pendampingan ini mencakup beberapa hal teknis, antara lain:

Memastikan alamat digital desa dapat diakses dengan stabil.

Melatih operator agar mampu menyajikan informasi yang akurat, cepat, dan mudah dipahami.

Implementasi UU KIP dan Permendes 16 Tahun 2025

Langkah pembuatan blog ini bukan tanpa alasan. Hal ini merupakan perwujudan dari amanat Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta tindak lanjut dari Permendes No. 16 Tahun 2025.

Dalam aturan tersebut, digitalisasi desa menjadi salah satu fokus penggunaan Dana Desa Tahun 2026. Dengan adanya blog resmi, masyarakat Desa Lawata maupun pihak luar dapat memantau perkembangan pembangunan desa secara transparan dan akuntabel melalui media sosial dan kanal digital resmi desa.