PAKUE UTARA – Selasa, 17 Maret 2026, menjadi hari yang penuh khidmat bagi Pemerintah Desa Kalo. Di tengah agenda penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap 1, sebuah momen emosional tercipta saat tim gabungan melakukan kunjungan langsung ke rumah salah satu warga.
Pada penyaluran periode ini, ditetapkan sebanyak 6 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebagai penerima bantuan. Namun, dalam prosesi di kantor desa, hanya 5 KPM yang hadir. Satu kursi kosong milik seorang warga yang telah berjuang melawan sakit selama bertahun-tahun.
Kunjungan Langsung: Bentuk Kepedulian Nyata
Mendapati salah satu penerima tidak bisa hadir karena kondisi kesehatan, Pemerintah Desa tidak tinggal diam. Dipimpin langsung oleh Pemerintah Desa Kalo, hadir pula perwakilan Pemerintah Kecamatan, Ketua BPD, Pendamping Desa (PD), serta Pendamping Lokal Desa (PLD) untuk mengantarkan bantuan tersebut langsung ke depan pintu rumah penerima.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan prima agar bantuan tetap sampai ke tangan yang berhak tanpa memberatkan kondisi fisik penerima yang sedang sakit.
Lima Tahun Berjuang dalam Kesunyian
Penerima yang dikunjungi adalah seorang warga yang mengalami sakit menahun selama 5 tahun terakhir akibat kecelakaan tragis terjatuh dari pohon bambu. Sejak kejadian itu, ruang geraknya terbatas, dan kondisi ekonominya pun terdampak signifikan.
Saat tim tiba dan menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp900.000, suasana seketika berubah haru. Beliau tak kuasa membendung air mata saat menerima bantuan tersebut.
"Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih sudah peduli dan mau datang langsung ke sini. Uang ini akan saya gunakan untuk membeli kebutuhan pokok dan beras," ungkapnya dengan suara terbata karena haru.
Transparansi dan Ketepatan Sasaran
Penyaluran sebesar Rp900.000 ini merupakan akumulasi tiga bulan pertama di tahun 2026. Kehadiran berbagai unsur, mulai dari pendamping desa hingga perwakilan kecamatan, memastikan bahwa Dana Desa benar-benar menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan—mereka yang terhimpit oleh kondisi kesehatan dan usia.
Pemerintah Desa Kalo berkomitmen untuk terus memantau kondisi warga yang sakit menahun agar mereka tetap mendapatkan hak-hak sosialnya secara adil dan tepat waktu.







0 Comments:
Posting Komentar